Cara Mengarahkan Penyimpanan Aplikasi Android di Kartu Memori

Cara mengarahkan penyimpanan aplikasi Android di kartu memori bisa dilakukan dengan mudah. Setiap HP pasti memiliki penyimpanan internal yang terbatas. Terlalu banyak menyimpan file menyebabkan penyimpanan cepat penuh.

Saat ini, kapasitas penyimpanan HP mencapai 512 GB. Meski besar, terkadang kapasitas sebesar itu masih kurang. Tidak perlu khawatir, banyak aplikasi untuk memindahkan aplikasi ke kartu SD agar penyimpanan internal lega.

Apakah HP Perlu Diroot?

Sebenarnya, untuk memindahkan penyimpanan ke kartu memori tidak perlu melakukan rooting. Akan tetapi, perhatikan dengan baik prosesnya agar tidak menimbulkan masalah.

Khusus untuk memindahkan file aplikasi ke kartu memori, tidak semua aplikasi bisa. Aplikasi yang berasal dari vendor HP biasanya tidak bisa dipindahkan. Namun untuk aplikasi-aplikasi yang berasal dari Google Play Store, kemungkinan besar bisa.

Cara Mengarahkan Penyimpanan Aplikasi Android di Kartu Memori

Ada beberapa cara untuk mengarahkan penyimpanan aplikasi Android ke kartu memori. Bisa tanpa aplikasi, maupun dengan aplikasi tambahan.

1. Menggunakan Aplikasi Link2SD

Untuk memindahkan penyimpanan ke kartu SD, bisa dengan bantuan aplikasi tambahan bernama Link2SD. Aplikasi ini mampu memindahkan aplikasi yang sudah terinstal agar tersimpan di memori eksternal.

  • Pertama, download dan instal aplikasi Link2SD melalui Google Play Store, Download.
  • Kemudian buka aplikasi Link2SD, dan tekan pada aplikasi yang ingin dipindahkan.
  • Kemudian klik tombol Move To SD Card, lalu klik OK.
  • Tunggu hingga prosesnya selesai.

Aplikasi pemindah aplikasi ke memori eksternal tersedia secara gratis dan tidak perlu root untuk menggunakannya. Akan tetapi, hanya aplikasi bukan bawaan HP yang bisa dipindahkan.

2. Menggunakan Aplikasi AppMgr III

Jika sebelumnya menggunakan Link2SD, cara mengarahkan penyimpanan aplikasi Android di kartu memori juga bisa menggunakan AppMgr III.

  • Download dan instal aplikasi AppMgr III terlebih dahulu, Download.
  • Kemudian buka aplikasinya dan beralih ke tab Moveable. Di bagian ini akan muncul aplikasi-aplikasi yang bisa dipindahkan.
  • Lalu klik aplikasi yang akan dipindahkan, kemudian klik Pindah ke Kartu SD.
  • Dan tunggu hingga proses pemindahannya selesai.

Aplikasi AppMgr III tersedia secara gratis di Google Play Store. Ukurannya hanya 6 MB dan sudah diunduh lebih dari 50 juta kali. Banyak fitur yang tersedia selain untuk memindahkan aplikasi ke memori eksternal.

3. Menggunakan USB Debugging

USB Debugging merupakan sebuah fitur yang sebenarnya hanya untuk pengembang saja. Jadi jika ingin menggunakan cara ini, harus mengaktifkan mode pengembang terlebih dahulu.

  • Jika sudah mengakifkan Mode pengembbang, aktifkan fitur USB Debugging.
  • Setelah itu, hubungkan HP dengan laptop menggunakan kabel USB bawaan.
  • Setelah itu tinggal pindahkan data aplikasi ke memori eksternal yang tersedia.

Meski prosesnya singkat, namun cara ini membutuhkan perangkat laptop. Jika tidak tersedia, lebih baik gunakan cara-cara lainnya. Perhatikan dengan baik dalam penggunaan USB Debugging, karena fitur tersebut tidak bisa sembarangan digunakan. Jika terjadi kesalahan, bisa menyebabkan kerusakan pada HP.

4. Menggunakan Fitur Pengaturan

Cara ini hanya bisa dilakukan untuk beberapa tipe HP saja. Tidak semua HP support untuk pemindahan aplikasi ke memori eksternal.

  • Pertama, buka menu Pengaturan, kemudian pilih Aplikasi.
  • Setelah itu, pilih aplikasi yang ingin dipindahkan.
  • Jika support, pasti akan muncul menu ganti penyimpanan. Klik Ganti, kemudian pilih SD Card.
  • Tunggu hingga prosesnya selesai.

Catatan : Untuk memindahkan aplikasi ke kartu memori menggunakan fitur pengaturan hanya bisa untuk beberapa tipe HP saja. Untuk HP yang menggunakan OS Android 9 Pie, juga tidak semuanya bisa. Apalagi untuk Android 10 dan Android 11, sama sekali tidak akan berhasil.

5. Tanpa Aplikasi Tambahan

Cara mengarahkan penyimpanan aplikasi Android di kartu memori juga bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan. Untuk cara ini tidak berbeda jauh dengan cara sebelumnya. Perbedaannya hanya pada alurnya saja, mungkin akan lebih simpel cara ini.

  • Pastikan kartu memori sudah terpasang dengan baik.
  • Kemudian buka Pengaturan, lalu Penyimpanan.
  • Setelah itu akan muncul informasi kartu memori yang tersedia, klik pada Kartu SD.
  • Kemudian klik ikon garis tiga di bagian pojok, kemudian pilih Setelan Penyimpanan.
  • Selanjutnya pilih Format Kartu SD, lalu pilih Format Sebagai Internal.
  • Tunggu hingga proses format selesai.
  • Jika sudah selesai, bisa langsung memindahkan aplikasi ke kartu memori.

Untuk melakukan cara ini, HP tidak perlu root terlebih dahulu. Sehingga semua orang bisa melakukannya sendiri dengan mengikuti panduan. Alur prosesnya mungkin akan berbeda-beda setiap HPnya. Namun pada dasarnya, bisa mengikuti panduan di atas.

Tips Memilih Kartu Memori untuk Penyimpanan HP

Dalam memilih kartu memori, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Jangan sampai salah memilih, resikonya nanti tidak terpakai.

1. Sesuaikan Kapasitas

Sebelum membeli kartu memori, perhatikan kapasitas maksimal kartu memori yang dapat digunakan di HP. Setiap HP memiliki kapasitas yang berbeda-beda, jadi jangan sampai salah membeli agar kartu memori tetap bisa digunakan.

Beli kartu memori sesuai dengan kapasitas maksimal memorinya agar lebih efisien. Saat ini, sebagian besar HP sudah mendukung kartu memori dengan kapasitas 128GB, 256GB, 512GB, bahkan 1TB.

Dengan kapasitas sebesar ini, bisa untuk menyimpan berbagai macam file berukuran besar tanpa harus khawatir cepat penuh.

2. Pilih Merk Terbaik

Merk kartu memori akan berpengaruh terhadap kualitasnya. Jika membeli secara online, jangan hanya tergiur dengan harga murahnya saja. Pastikan membeli kartu memori dengan merk terbaik seperti Sandisk, V-Gen, Kingston atau yang lainnya.

Semakin terkenal merknya, biasanya harganya akan semakin mahal. Namun perbedaannya tidak akan terlalu signifikan. Akan lebih baik jika membeli langsung melalui toko resminya.

3. Kecepatan Memori

Kartu memori juga memiliki kecepatan dalam transfer data. Semakin tinggi kecepatannya, maka akan lebih cepat dalam mengirim maupun menerima data. Agar performanya memuaskan, pilih kartu memori class 10. Ini merupakan class tertinggi saat ini.

Jika ingin memiliki kartu memori yang lebih kencang, bisa membeli SD Card yang berlogo Ultra High Speed. Transfer datanya akan jauh lebih cepat dari kartu memori yang hanya memiliki class saja.

4. Garansi

Garansi ini sebenarnya opsi saja dalam pemilihan kartu memori. Dalam membeli kebutuhan elektronik, garansi merupakan salah satu hal yang penting. Pasalnya, barang elektronik seringkali bermasalah meskipun baru digunakan.

Jika ada garansi, maka akan lebih mudah untuk meminta ganti rugi. Biasanya pihak penjual akan menggantinya dengan barang baru. Karena untuk kartu memori, memang akan sulit jika dilakukan perbaikan.

Itulah beberapa cara mengarahkan penyimpanan aplikasi Android di kartu memori. Dengan cara ini, penyimpanan internal tidak akan terbebani dengan aplikasi-aplikasi yang terinstal. Semua data aplikasi bisa dipindahkan, sehingga penyimpanan internal lebih lega.

Aplikasi-aplikasi di atas bisa didownload secara gratis. Jika ingin prosesnya lebih mudah dan cepat, bisa menggunakan aplikasi premium lainnya. Tapi pada dasarnya, menggunakan aplikasi di atas sudah sangat cukup.

 

Referensi :

https://telset.id/how-to/cara-memindahkan-aplikasi-ke-sd-card/

https://al-fikry.com/cara-mengarahkan-penyimpanan-aplikasi-Android-di-kartu-memori/

https://carisinyal.com/cara-menyimpan-hasil-download-ke-kartu-memori/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *