Cara Ngecas Laptop yang benar Aman dari Kerusakan

Cara ngecas laptop yang benar – Pengisian daya saat ini emang menjadi sebuah trend yang terus berkembang.

Kini banyak sekali peralatan yang sudah memakai teknologi baterai dan charging, bukan hanya smartphone dan laptop saja, saat ini sudah banyak sekali yang mengaplikasikan sistem charging.

Misalnya alat potong rambut, Mobil RC hingga mobil listrik yang sudah menerapkan sistem charging bukan pembakaran.

Namun pada semua peralatan tersebut tentunya harus melakukan metode pengisian yang benar.

Pada pembahasan kali ini saya akan membagikan tips cara ngecas laptop yang benar agar awet dan tidak menyebabkan kerusakan pada komponen.

Mengapa harus ngecas laptop yang benar, ?

Singkatnya,proses pengisian daya ini relatif sensitif sehingga jika tidak dilakukan sesuai dengan prosedur yang tepat maka bisa mengakibatkan dampak negatif lain yang bisa menyerang piranti keras laptop.

Baca Juga: Cara mudah refresh VGA komputer anda

Cara ngecas laptop yang benar.

Pada proses pengecasan laptop melibatkan beberapa komponen yang berpotensi mengalami kerusakan. Saya akan menjelaskan gambaran umum berapa hardware laptop yang terlibat dalam pengisian daya.

Adaptor charger, Berfungsi untuk menghantarkan arus dari tegangan listrik mengubah arus ac menjadi DC sesuai dengan kapasitas dan spesifikasinya.

Baterai Laptop, Yakni merupakan komponen yang mempunyai kemampuan menampung daya yang dihantarkan tegangan listrik melalui adaptor charging laptop.

Sedangkan komponen lain yang ada dalam bagian mesin laptop, mungkin kurang familiar bagi seorang user. Mungkin saja didalamnya ada ic charging yang mengantar tegangan supaya bisa tersimpan dalam baterai.

Kemudian akan sedikit melirik pada sektor lain yang tidak ada kaitannya dengan proses pengisian namun berpotensi mengalami  dampak kerusakan akibat masalah baterai.

Inilah salah satu alasan yang mengharuskan pemilik laptop ngecas dengan benar. Salah satunya adalah mempertimbangkan hardisk yang dapat rusak karena laptop sering mati mendadak.

Jadi penjelasan singkatnya begini,.

Jika baterai laptop rusak disebabkan oleh proses cas laptop, sering mati tiba-tiba, maka biasanya hardisk akan berpotensi mengalami kerusakan .

Biasanya dampaknya bad sector pada Hardisk, sehingga data yang ada dalamnya idak bisa terbaca.

Nah inilah salah satunya pentingnya melakukan proses ngecas laptop yang benar. Simak penjelasan berikut sebagai langkah pengisian daya laptop.

1. Menggunakan adaptor charging original.

Pengalaman saya dengan Cara Ngecas Laptop memakai adaptor charging laptop palsu membuat kapok . Bermula ketika adaptor laptop lenovo yang biasa dipakai rusak dan sudah tidak bisa ngecas laptop.

Suka atau tidak mengharuskan membeli pengganti, namun karena tidak berhasil menemukan yang original karena salah pilih. Saya mendapatkan versi kw [Meskipun info dari penjual ori].

Laptop awalnya normal, kemudian mulai mengisi baterai memakai adaptor kw tersebut. Ups, tidak membutuhkan waktu lama tiba-tiba adaptor panas dan layar laptop langsung mati.

Semua indikator mati dan memutuskan untuk membawa ke tempat service.

Hasilnya?

Mainboard mengalami kerusakan parah dan mengharuskan untuk ganti.

Ya, intinya begitu sehingga dalam proses mengisi daya laptop yang benar salah satunya adalah memastikan memakai adaptor charging original.

Apapun merek laptop anda, dell, zyrex, HP, lenovo, acer dan lain sebagainya.
Tentu tidak menginginkan hal serupa yang pernah saya alami kan? Yups, sebaiknya lakukan saja demi keselamatan dan kesehatan laptop anda.

2. Melepas charging saat baterai laptop Full.

Prosedur yang kedua adalah dengan melepaskan proses pengisian saat baterai laptop sudah full. Ini Sebaiknya dikerjakan untuk tetap menjaga kesehatan baterai dan komponen lain yang ada dalam laptop kalian.

Proses pengisian secara terus menerus memang belakangan aman pada laptop keluaran terbaru. Pasalnya sudah dilengkapi teknologi yang mampu memutuskan arus saat sudah tidak membutuhkan pengisian.

Sedangkan beberapa laptop model lama, terus menerus mengecas meskipun sudah penuh ini dinilai berpotensi merusak baterai, mengurangi masa pakai baterai, dan lain sebagainya.

Agar daya tampung baterai laptop anda tetap optimal dan tidak bocor, sebaiknya lepas adaptor pengisian saat sudah penuh.

Baca Juga: Cara mematikan laptop Hang dengan benar

3. Hindari cas Laptop saat sudah Mati Total

Ini adalah kesalahan Cara Ngecas laptop saat sudah mati total, yakni bisa mengancam pada masalah hardisk dan Baterai.

Untuk Itu cara yang benar adalah dengan menghindari pengisian daya setelah mati dan baterai habis.

Laptop kebanyakan tidak seperti smartphone, saat ini masih banyak jenis perangkat yang masih memakai harddisk sebagai penyimpanan data. Didalamnya terdapat komponen platter berputar kencang dan akan terhenti saat baterai habis.

Jika ini terjadi secara intens, bisa menyebabkan hardisk bad sektor dan tidak bisa terbaca.

Ini fatal, Meskipun terkadang tanpa disadari karena saking asyiknya memakai laptop dan tidak menyadari baterai tersimpan habis.

Jadi kesimpulanya cara mencharging laptop yang benar adalah dengan tidak membiarkan baterai habis terlebih dahulu.

Ini Untuk menjaga kesehatan baterai dan hardisk hingga komponen lain yang ada dalamnya. Sebaiknya segera lakukan pengisian daya setelah kapasitasnya sudah mencapai 10% dan mencabutnya setelah 100%.

Baca Juga: Cara mengatur volume Laptop

4. Kontrol Temperatur Saat Charging laptop

Tips ke empat ini juga jarang disadari oleh pemilik laptop yang terus menerus melakukan kegiatan memakai laptopnya saat pengisian daya dan mengalami kenaikan suhu.

Biasanya setelah pemakain dalam waktu yang lama bisa menyebabkan hal ini terjadi,sehingga menimbulkan panas dan daya baterai tidak terkendalikan dengan baik dan mengalami penurunan kemampuan penyimpanan.

Tidak hanya itu saja, kesalahan ini juga bisa mengakibatkan masa pakai usia baterai menjadi lebih pendek.

Sayang sekali bukan? Padahal harganya mahal, karena kesalahan kecil dan kurang peduli menjadikan baterai mudah rusak dan mengharuskan ganti.

Nah, Tips nya sederhana. Ketika proses ngecas laptop dan temperaturnya tinggi, sebaiknya matikan laptop dan dinginkan terlebih dahulu serta mencabutnya.

Diamkan beberapa saat dan cobalah cas kembali dalam kondisi laptop mati. Hal ini untuk melakukan pemulihan temperatur supaya tetap aman dan tidak memicu kerusakan pada komponen lain.

5. Tidak Melepas Baterai Laptop saat di cash.

Benar sekali, Dengan melepas baterai laptop saat cas adalah upaya supaya baterai tetap awet. Tetapi disisi lain ini justru mengancam kerusakan pada hardisk dan komponen lain yang ada dalam laptop.

Kesalahan ini sering terjadi pada pemilik laptop baterai removable. Sehingga dengan mengecas laptop dan menggunakan tanpa memakai baterai ini sebaiknya dihindari.

Mungkin saja baterai akan awet, namun disisi lain justru mengancam langsung laptop dan membiarkan komponen lain berpotensi rusak.

Baca Juga: Cara mengecek Spesifikasi hardisk dan SSD Laptop

Penutup.

Itulah beberapa cara ngecas laptop yang benar dan aman tidak mengancam kerusakan pada komponen lain. Mungkin anda penasaran, Apakah sebaiknya sambil dinyalakan atau dimatikan.

Ngecas laptop sambil menyala boleh saja, secara umum aman namun akan mengurangi kinerjanya saja. Sehingga jika waktu standar yang dibutuhkan pengisian penuh biasanya 1 jam, maka proses pengisian sambil dinyalakan bisa 2 jam.

Namun tidak masalah, kalian bisa sambil kontrol dan melepasnya saat kondisi baterai sudah full. Tidak membiarkan terus terhubung dan memicu pada masalah lain.